Sekilas Tentang Kearsipan Di Kota Padang 1950 an
Essai

Sekilas Tentang Kearsipan Di Kota Padang 1950 an

Publis : 11 November 2015

97x dibuka

Benang merah lembaga kearsipan di Kota Padang akan lebih mudah memahaminya setelah Indonesia merdeka. Kearsipan setelah kemerdekaan belum teroganisir dan terakomodir secara jelas. Aktifitas mempertahankan kemerdekaan lebih dominan mewarnai Kota Padang, ketimbang melakukan pemberkasan atau penyelamatan arsip. Lembaga kearsipan masa itu jelas belum definitif.

Setelah berakhirnya masa kekuasaan Belanda dengan rentang antara Agresi Militer Pertama (21 Juli 1947) dan Agresi Militer Kedua (19 Desember 1948), kemudian klimaksnya melalui Perjanjian Roem-Royen (7 Mei 1949), maka dimulai pula babak baru pemerintahan untuk berdiri diatas kaki sendiri. Berdasarkan arsip statis yang terdapat di Galeri Arsip Statis KAPD Kota Padang, pada tahun 1950, melalui Ketetapan Gubernur Propinsi Sumatera Tengah tanggal 15 Agustus 1950 No. 65/GP-50, ditetapkan tentang Pembentukan Kota Padang. Dalam ketetapan ini, salah satunya terdapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Dewan Pemerintah Daerah. Khusus Dewan Pemerintah Daerah sengaja dibentuk bertujuan membantu Gubernur dalam menjalan tugasnya.

Dewan Pemerintah Daerah disebut juga Dewan Pekerja, untuk pertama kalinya dibentuk Januari 1950. Dalam tubuh Dewan Pemerintah Daerah ini, tugas kearsipan disebutkan berada di Urusan Umum (Tata Usaha) dengan sub urusan arsip dan ekspedisi.

Admin :

Kontak & Alamat

Email : arsip@padang.go.id

Telp. / Fax. : +62751-811413

Alamat kantor : Jl. Jend. Sudirman No. 1 Padang - Sumatera Barat